Mitos anjing yang salah dan beredar di masyarakat

Mitos anjing yang salah dan beredar di masyarakat – anjing merupakan hewan yang sudah menjadi sahabat manusia sejak dahulu kala, pada jaman dahulu anjing digunakan manusia sebagai teman berburu , penjaga rumah, dan bahkan dijadikan perajurit perang seperti di yunani. 
Mitos anjing yang salah dan  beredar di masyarakat
GAMBAR : ANAK SIBERIAN HUSKY

Pada era modern sekarang ini peran anjing tidak hanya sebagai teman dan pejaga rumah saja akan tetapi sudah berkembang seperti menjadi pelacak jejak kejahatan di kepolisian dan juga sudah di anggap sebagai keluarga, namun seiring dengan perkembangan jaman dan semakin banyaknya orang yang memelihara hewan yang satu ini semakin banyak pula mitos yang beredar di masyarakat mengenai anjing yang belum tentu benar, apa sajakah mitos mengenai anjing tersebut masi kita simak dibawah ini:
1. Lolongan anjing pertanda adanya mahkluk halus atau hantu
Mitos ini sudah turun temurun beredar di masyarakat dan sudah menjadi mitos yang paling umum terdengar, namun mitos yang satu ini tidaklah selamanya benar, Riset ilmuwan menyatakan bahwa lolongan anjing pada malam hari bukanlah melihat mahkluk halus atau hantu melainkan suatu cara berkomunikasi antar sesama anjing yang biasa dilakukan oleh anjing layaknya serigala.
2. Anjing sumber rabies
Banyak orang yang beranggapan bahwa anjing merupakan sumber penyakit rabies dan pantas untuk di jauhi sebab gigitan anjing dapat menyebabkan seseorang terkena rabies, fakta ini ada benarnya namun sedikit memperjelas saja tidak hanya gigitan anjing saja yang dapat menyebabkan rabies gigitan hewan lain seperti kucing, tikus, dan hewan lainnya juga dapat menyebabkan rabies akan tetapi jarang sekali dan hamper tidak pernah hewan seperti kucing dan tikus menggigit manusia, maka dari itu anjing menjadi sumber rabies utama yang dikenal masyarakat sebab anjing terkadang menggigit manusia.
3. Daging anjing dapat menyembukan penyakit
Saya tidak tau dari mana mitos ini berasal dan para ilmuwan juga belum melakukan test khasiat terhadap daging anjing namun banyak sekali yang percaya bahwa memakan daging dan soup anjing dapat menyembukan berbagai macam penyakit terutama penyakit demam berdarah dan malaria, fakta ini banyak beredar pada suku batak di sumatera dan sering sekali mereka mengkonsumsi daging anjing pada saat terkena penyakit demam berdarah dan semacamnya dan tentu saja proses penyembuhan penyakit yang mereka alami lebih cepat dari biasanya  setelah mengkonsumsi daging ini.
Itulah mitos mengenai anjing yang salah dan beredar di masyarakat, janganlah terlalu percaya kepada mitos sebab kebenarannya belum dibuktikan dan masih belum dapat di percaya, semoga artikel ini menambah wawasan sobat pembaca sekalian.
Mitos anjing yang salah dan beredar di masyarakat | PILAT GEDE | 4.5